ESG readiness assessment
Pemetaan posisi perusahaan terhadap standar pelaporan keberlanjutan dan identifikasi kesenjangan data.
Kesiapan ESG makin sering menjadi syarat pembiayaan dan kemitraan. Kami menyiapkan datanya dari operasi nyata, bukan dari narasi.
ESG — Environmental, Social, and Governance — telah berpindah dari isu reputasi menjadi syarat komersial. Bank dan lembaga pembiayaan menanyakan data emisi dan praktik tata kelola sebelum menyalurkan kredit, sementara pembeli internasional makin sering meminta bukti kinerja lingkungan dan sosial dari rantai pasoknya.
Masalah yang kami temui di lapangan hampir selalu sama: datanya sebenarnya ada, tetapi tersebar di laporan lingkungan, catatan HR, data produksi, dan dokumen K3 yang tidak pernah disatukan. Kami menyusun kerangka data ESG perusahaan, mengisinya dari sumber yang bisa diverifikasi, lalu menyiapkan pelaporannya agar konsisten dari tahun ke tahun.
Layanan ini merupakan bagian dari Energy & ESG — layanan Energy, ESG & Mining Sustainability dengan model bisnis jasa, integrasi, audit, feasibility, monitoring, dan pilot project.
Lihat seluruh layanan Energy & ESGPemetaan posisi perusahaan terhadap standar pelaporan keberlanjutan dan identifikasi kesenjangan data.
Penentuan isu keberlanjutan yang paling material bagi bisnis dan pemangku kepentingan perusahaan.
Pembangunan kerangka data lingkungan, sosial, dan tata kelola beserta prosedur pengumpulannya.
Penyusunan sustainability report yang selaras dengan data operasional dan laporan kepatuhan lingkungan.
Inventarisasi emisi Scope 1 dan Scope 2 sebagai komponen lingkungan dalam pelaporan ESG.
Pelatihan tim internal melalui VIE Academy agar pelaporan dapat berjalan mandiri pada periode berikutnya.
Memetakan data yang sudah tersedia, yang belum ada, dan yang perlu diperbaiki cara pengumpulannya.
Menyusun daftar isu keberlanjutan prioritas melalui telaah dokumen dan pelibatan pemangku kepentingan.
Konsolidasi data lingkungan, sosial, dan tata kelola dari sumber internal dengan jejak yang bisa ditelusuri.
Penulisan laporan keberlanjutan serta rencana perbaikan kinerja ESG untuk periode berikutnya.
Dari readiness assessment. Tahap ini memetakan data apa saja yang sudah dimiliki perusahaan — biasanya lebih banyak dari yang dikira — dan apa yang perlu mulai dikumpulkan. Dari situ baru disusun rencana pelaporan yang realistis, tanpa memaksakan laporan lengkap di tahun pertama.
Tidak lagi. Perusahaan tambang dan pemasok skala menengah makin sering diminta data ESG oleh bank, pembeli, atau induk usaha. Menyiapkan datanya lebih awal jauh lebih murah daripada menyusunnya terburu-buru saat diminta.
Laporan RKL-RPL adalah salah satu sumber data terbaik untuk komponen lingkungan dalam ESG. Karena kami juga menangani pelaporan kepatuhan lingkungan, data tersebut dapat langsung dipakai tanpa pengumpulan ulang.
Tidak. Kami menyusun dan menyiapkan data serta laporannya. Asurans independen, apabila dibutuhkan, dilakukan oleh pihak ketiga yang terpisah dari penyusun laporan.
Ceritakan permintaan yang Anda terima. Kami bantu petakan data yang dibutuhkan dan susun langkah pemenuhannya.